Read Offline:

Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker dimana sel tumor tumbuh dalam organ paru-paru, yang kemudian mengganas dan menimbulkan gangguan kesehatan tertentu. Dari sekian jenisnya, kanker paru merupakan salah satu yang paling mematikan.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokterkanker paru menyebabkan banyak kematian di dunia, termasuk Indonesia. Menurut data di Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), pada tahun 2015, dari 668 kasus keganasan rongga toraks yang tercatat, sebesar 75 persen merupakan kasus kanker paru.

Kanker paru merupakan penyakit yang paling sering disebabkan oleh kebiasaan merokok. Semakin banyak rokok yang diisap, semakin besar risiko terkena kanker paru. Parahnya, hal tersebut berlaku untuk perokok aktif maupun perokok pasif,” ujar dr. Andika.

Kebiasaan merokok memang begitu dikaitkan dengan kanker paru. Namun tahukah Anda bahwa masih banyak penyebab lain dari kanker paru yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya? Ya, penyebab tak terduga tersebut adalah sebagai berikut:

1. Paparan polusi udara

Berada di tempat dengan tingkat polusi udara tinggi, seperti kota besar atau jalan raya yang sangat macet, dapat meningkatkan risiko kanker paruInternational Agency for Research on Cancer memperkirakan bahwa per tahun 2010, sebanyak 223.000 orang di seluruh dunia meninggal akibat kanker paru yang disebabkan oleh polusi udara.

Itu karena polusi udara mengandung berbagai partikel sangat kecil, yang mencakup zat asam, bahan kimia, logam, tanah, dan debu. Partikel-partikel tersebut dapat dengan mudah masuk ke saluran napas dan menyusup ke dalam paru-paru atau bahkan darah, sehingga berpotensi mengakibatkan kanker.

2. Faktor keluarga

Memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita kanker paru bisa meningkatkan risiko Anda mengalami hal yang sama, bahkan hingga dua kali lipat.

Meski belum pasti, Oncology Letters pada tahun 2017 mengatakan bahwa hal tersebut diduga berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik yang saling berkaitan antar individu.

3. Mengidap HIV

Menurut National Cancer Institute, orang yang terinfeksi virus Human Immunodeficiency (HIV) memiliki risiko terkena kanker paru hingga dua kali lebih tinggi. Namun, tidak jelas apakah hal ini karena tingkat merokok yang lebih tinggi pada mereka yang mengidap HIV atau memang akibat infeksi itu sendiri.

Beberapa peneliti berteori bahwa imunosupresi—melemahnya sistem kekebalan akibat infeksi—dan peradangan memainkan peran atas faktor terjadinya penyakit kanker paru. Namun demikian, dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk menentukan hasil yang lebih valid.

4. Paparan zat kimia

Salah satu zat kimia yang disebut-sebut dapat menyebabkan penyakit kanker paru adalah radon. Zat tersebut diyakini menjadi penyebab 20.000 kasus kanker paru setiap tahun, dan itu menjadikannya penyebab utama kanker paru pada non-perokok di Amerika Serikat.

Berdasarkan penjelasan National Cancer Institute, radon melepaskan partikel radioaktif yang dapat merusak sel dalam paru-paru manusia. Pada gilirannya, menghirup partikel ini untuk jangka waktu lama dapat menyebabkan mutasi sel yang terkait dengan kanker paru-paru.

Selain radon, menghirup atau menelan serat asbes secara konsisten juga dapat memicu kanker paru. Kondisi ini bisa Anda alami di tempat kerja, khususnya lahan-lahan konstruksi, bahkan di rumah sendiri.

Adapun zat kimia lain yang dikaitkan dengan risiko kanker paru, di antaranya:

  • Arsenik
  • Knalpot diesel
  • Beberapa bentuk silika
  • Kromium
  • Nikel
  • Berilium
  • Admium
  • Tar dan jelaga

Mengetahui bahwa keempat hal di atas berhubungan erat dengan kejadian kanker paru, Anda dianjurkan untuk lebih waspada mulai saat ini. Segera terapkan gaya hidup sehat, agar kanker paru dan penyakit berbahaya lain tidak terjadi pada diri Anda. Salam sehat!

Read Offline: